Langsung ke konten utama

Indonesia dan Orang Timurnya di 2019


Kemirisan menghampiriku tiap hari setiap mengingat dahulu mahasiswa di kota ini begitu vokalnya mengaspirasikan berbagai masalah sehingga membuat berbagai aktivitas di kampus dihentikan.



Kini, di kala masalah yang benar-benar darurat bagi setiap warga negara, karena poin-poin pada calon aturan negeri yang begitu ambigunya sedang membayang-bayangi kehidupan berbangsa; karena pelemahan pada kelompok pembela kebenaran terjadi; karena pembungkaman pada orang-orang yang berkata benar dilakukan, tidak satu pun terdengar desas-desus bahwa perlawanan akan dilakukan.

Isu rasisme dijadikan bahan pergerakan, namun tidak diakali oleh kemanusiaan. Warga dipaksa memilih untuk berpihak, jika tidak sesuai dengan kemauan sang penanya, maka akan dianiaya dengan cara yang tidak manusiawi.

Apakah marah tidak diperbolehkan apabila dianggap bukan manusia? Apakah marah tidak diperbolehkan apabila sedang direndahkan? Apakah marah tidak diperbolehkan apabila mendapati sedang diperlakukan berbeda? Tentu saja sangat boleh. Akan tetapi, kita yang dihina-hina; kita yang direndahkan; kita yang diperlakukan secara berbeda, tidak sepantasnya MENGGANTIKAN kuasa Tuhan dalam memutuskan untuk mengambil kembali atau tidaknya nyawa seorang atau lebih manusia.

Kita tidak setinggi itu, kita manusia hanya bisa mengingatkan manusia lainnya. Hanya sebatas mengingatkan. Mengingatkan apabila kondisi di sekitar kita sedang tidak baik-baik saja. Mengingatkan apabila di masa mendatang, kita bisa saja menjadi narapidana atau dikenakan denda karena hal konyol.

Sudah cukup kesedihan dirasakan bagi mereka yang kehilangan. Sudah cukup ketakutan dirasakan bagi mereka yang tidak mendapatkan rasa aman. Kini waktunya untuk bersatu. Bahu-membahu menghadapi ketidakadilan yang sedang terjadi, dan mencegah ketidakadilan yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati

Hati, Dapat membuat seseorang Menjadi baik Menjadi buruk Menjadi iba Menjadi benci Menjadi rendah hati Menjadi arogan Menjadi yakin Menjadi bimbang Hati, Bila kuasa dijaga Dapatkah bahagia menjadi majikannya? Di sudut kedai kopi itu, Jawaban tak kunjung datang Hilang Ditelan derasnya hujan

Long Time No See

Kepada Yth. Bapak/Ibu Pembaca Blog Ini di tempat, Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat siang. Om Swastiastu. Hai, apa kabar semuanya? Kuharap semua orang di dunia ini baik-baik saja. Jika tidak, pura-puralah bahagia. Udah beberapa kali nulis, tapi belum pernah perkenalan. (hehehe) Perkenalkan nama saya Zainal Putra Rafzanjani, besar di 2 adat istiadat yang berbeda. Saya pernah tinggal di lingkungan dimana orang-orang berbicara dengan nada tinggi adalah hal yang biasa. Dan juga pernah tinggal di lingkungan dimana hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik. Saya suka dengan begitu banyak keanekaragaman budaya yang ada di dunia ini, terutama bahasa  (kecuali bahasa pemrograman) . Mungkin hal itu saja yang perlu kalian tau tentang saya, selebihnya saya adalah manusia yang buruk. Tapi saya welcome  dengan siapapun itu yang datang kepada saya. Entah kalian buruk, ataupun baik. Bisa kalian cari tahu di beberapa akun sosial media saya. (promosi) ✌ Atau kalian...