Langsung ke konten utama

Feelin' Nostalgic

Merasakan nostalgia, terutama untuk kenangan masa kecil, terkadang dapat kamu atasi sendiri.
Terdiam mengelilingi sembari memandangi hal-hal kecil seperti sebuah ruangan dapat menampilkan kenangan yang pernah terjadi di ruangan itu beberapa tahun yang lalu. Atau bahkan dengan melihat sebuah tangga pun dapat mengingatkan bahwa dulu seseorang pernah terjatuh disana. Kenangan baik dapat menimbulkan senyum. Kenangan buruk dapat membuatmu menghela nafas.

Semua hal itu dapat kamu atasi sendiri. But sometimes, you need someone to tell some stories. Itu membuatmu lebih baik ketika ada orang disana dimana kamu dapat berbagi cerita. Tak masalah bagaimanapun responnya. Hal sederhana yang dinamakan didengar terkadang sudah menjadi hal yang menyenangkan bagi sebagian orang. Terutama orang-orang yang sering berpindah tempat, namun telah menghabiskan banyak waktu dan kenangan dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Pagi ini, kala langit dipenuhi awan yang menghalangi teriknya pancaran sinar matahari dibarengi angin sepoi-sepoi yang berhembus dengan membawa sejuta kenangan di rumah masa kecilku itu. Membuatku ingin bercerita akan semua kenangan baik ataupun buruk yang datang melintas seketika. Ingin sekali bercerita. Namun pagi ini, aku hanya dapat tersenyum dan menghela nafas menghadapi semua itu.

Sometimes, feelin' nostalgic can be tragic. But sometimes, it can be fun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sang Pria

Sang Pria adalah Pecinta Wanita Mata Menawan Senyum Rupawan Hai Wanita Jauhilah Sang Pecinta Wanita Bisa jadi sakit yang kau rasa Atau kau akan terjebak dalam cinta Sang Pria belum tentu balik mencinta Ingat! Dia seorang pecinta wanita Dia bisa berhenti atau pergi begitu saja Sungguh beruntung bagi sang wanita Jika dia menjadi perhentian cintanya Cintanya akan abadi selamanya Walau dunia bukan lagi tempatnya

Kehidupan Pancasila dan Kaum Muda

Repost from my old blog,  zainalrafzanjani.wordpress.com . Uploaded : February 1, 2015 Dewasa ini, kalangan generasi muda Indonesia sedang berada pada daya tarik kehidupan yang lebih condong ke gaya kehidupan barat, dimana gaya “sesuka hati”-nya yang sangat kental dan terkesan glamour menjadikan kaum muda zaman sekarang terkesan tidak memiliki moral yang cukup baik untuk bersosialisasi sesuai dengan siapa kaum muda itu bersosialisasi. Kaum muda yang berkehidupan layaknya orang dewasa ada dimana-mana. Sangat jauh dari bagaimana wacana berkehidupan Pancasila yang sangat mengutamakan sila kedua yang berisi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Akan tetapi, tidak sedikit juga orang tua yang tidak berkehidupan Pancasila. Mulai dari “ngotot” ketika bersalah, melakukan kecurangan karena merasa memiliki seseorang yang dapat diandalkan untuk menyelesaikan masalahnya. Tidak ada rasa adil dan beradab dari dua contoh itu. Kembali ke generasi muda, generasi muda pun juga sama. Merasa memi...

Al Baqarah Ayat 1-20

TIGA GOLONGAN MANUSIA DALAM MENGHADAPI AL QUR’AN Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang. Dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 1 - 20 ini menceritakan bahwa terdapat tiga golongan manusia dalam menghadapi Al Qur’an. Yang pertama adalah golongan Mu’min. (Q.S. Al Baqarah : 1-5) Yang kedua adalah  golongan Kafir. (Q.S. Al Baqarah : 6-7) Yang ketiga adalah golongan Munafik.(Q.S. Al Baqarah : 8-20) "Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka 1) . dan penglihatan mereka ditutup 2) . Dan bagi mereka siksa yang amat berat." (Q.S. Al Baqarah : 7) Maksud dari nomor 1 adalah orang yang tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya. Maksud dari nomor 2 adalah mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al Qur'an yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri sendiri. ...